NADIKABAR.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada para penyintas kebakaran di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

"Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kami untuk ikut membantu masyarakat yang mendapatkan musibah kebakaran di Kebayoran Lama," kata Ketua PMI Jakarta Selatan Mundari di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab PMI dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

Dia menjelaskan bantuan yang diberikan itu bersumber dari hasil penggalangan donasi melalui Bulan Dana PMI. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk aksi kemanusiaan, khususnya saat terjadi kondisi darurat.

"Semoga bantuan ini bisa menjadi manfaat dan faedah buat masyarakat. Walaupun tidak begitu banyak, paling tidak kami hadir, kami berkontribusi, dan kami ikut bertanggung jawab terhadap kejadian seperti ini," ucap Mundari.

Dia menegaskan penyaluran bantuan logistik itu merupakan tindak lanjut cepat PMI Jakarta Selatan setelah peristiwa kebakaran itu terjadi pada Selasa (22/9) malam.

"Saat kejadian, kami juga mengerahkan personel dan satu unit ambulans untuk bersiaga di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Mundari.

Dia merinci bantuan yang disalurkan itu meliputi 20 paket family kit, 20 paket hygiene kit, lima unit kasur, lima lembar terpal, dan 20 helai daster baru untuk perempuan dewasa.

"Kami berharap para penyintas dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran," tutur Mundari.

Sementara itu, Wakil Camat Kebayoran Lama Santoso Teguh Iman menyebutkan kebutuhan dasar para penyintas kebakaran yang mengungsi di tenda maupun di aula yang sudah disediakan terus terpenuhi.

Dia pun mengapresiasi seluruh lintas sektor dan elemen masyarakat yang turut membantu penanganan pascakebakaran yang berdampak terhadap lebih dari 50 Kepala Keluarga (KK) itu.

"Kami selaku pemerintah setempat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu. Semoga yang diberikan menjadi ladang pahala untuk kita semua," ungkap Santoso.