NADIKABAR.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta mencatatkan rasio ketersediaan darah tertinggi se-Indonesia, yakni 4.200 kantong.
Sekretaris PMI Kota Yogyakarta Kardi, di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan capaian tersebut jauh melampaui acuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan standar rasio darah dengan jumlah penduduk di angka dua persen.
"Kalau acuannya itu, Kota Yogyakarta sebenarnya cukup menyediakan 900 kantong darah saja per bulan, tapi kami bisa menyediakan hingga 4.200 kantong atau melebihi rasio yang ditetapkan WHO," kata Kardi di sela kegiatan donor darah dalam rangka HUT Ke-22 DPD RI di Kantor DPD DIY.
Lonjakan ketersediaan tersebut, lanjut Kardi, membuat PMI Kota Yogyakarta mampu melayani kebutuhan untuk 42 mitra rumah sakit wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.