NADIKABAR.COM — Polda Banten mengungkap identitas jenazah pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadatu 1, bernama Surakhman (50). Jasad korban teridentifikasi karena cocok dengan DNA sang anak.
"Jenazah MR X tadi teridentifikasi sebagai Surakhman atau ABK kapal, ayah biologis dari Tuan Yayat, Tuan Yayat ini adalah yang sebelah kanan, sebagai putra kandung dari bapak Surakman ABK Kapal Arupadatu 1, yang meliput erupsi Anak Krakatau pada tanggal 7 September 2026," kata Kapolda Banten Irjen Hengki, dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).
Diketahui, usai jenazah ditemukan di Pulau Enggano, Polda Bengkulu langsung berkoordinasi dengan Polda Banten untuk mengidentifikasi jenazah. Jenazah korban yang ditemukan berciri-ciri mengenakan celana pendek hitam, tinggi 163 cm dan berusia kurang lebih 50 tahun.