NADIKABAR.COM — Polda Kalimantan Selatan memastikan mempertahankan kekuatan personel tim DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menyikapi kelanjutan operasi SAR Kapal Virgo Transport 8 yang telah diputuskan Basarnas.
"Tentu dengan operasi SAR berlanjut sesuai perkembangan di lapangan tim DVI tetap bersiaga melakukan identifikasi setiap jasad korban yang ditemukan," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu.
Saat ini, ungkap Khamid, tim DVI Polda Kalsel di bawah komando Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan juga diperkuat dukungan personel dari DVI Polda Kalimantan Tengah dan DVI Polda Jawa Tengah termasuk Pusdokkes Polri.
Kemudian tenaga medis dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan para ahli dari Spesialis Odontologi Forensik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI).
Tim DVI saat ini masih melakukan proses identifikasi terhadap 17 jenazah.
Sebagian dari jasad telah dikirim sampel DNA ke Laboratorium DNA di Pusdokkes Polri di Jakarta.
"Jenazah yang sulit teridentifikasi ini memerlukan pencocokan sampel DNA dengan keluarga yang telah dikumpulkan," jelasnya.
Hingga kini tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 63 jenazah dari 80 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Basarnas melaporkan sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sementara 55 korban lain belum ditemukan dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo.