NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi pada 20 September 2026. Pemilihan tersebut dilakukan serentak di 154 desa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Hal itu tidak seharusnya menjadi pemicu perselisihan.
"Pilkades adalah bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Mari kita jalani setiap tahapannya dengan tenang, tertib, dan tetap mengedepankan persaudaraan," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Budi mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya secara bebas dan bertanggung jawab. Serta, menghormati pilihan warga lainnya agar suasana tetap kondusif.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat agar menghindari provokasi dan intimidasi, serta ancaman kekerasan dan berita bohong. Sebab, hal itu bisa memicu konflik.
"Siap menang, siap menerima hasil. Jika terdapat keberatan terhadap proses maupun hasil pilkades, sampaikan melalui mekanisme dan jalur resmi yang telah ditentukan," ujarnya.
Deklarasi damai juga telah digelar pada Kamis (17/9) kemarin. Kegiatan dihadiri oleh unsur-unsur pimpinan daerah di wilayah Kabupaten Bekasi.
"Mari wujudkan pilkades yang aman, tertib, dan damai. Berbeda pilihan bukan alasan untuk kehilangan persaudaraan," pungkasnya.