"Mengidentifikasi harapan dan kebutuhan riil masyarakat sehari-hari. Kalau mereka butuh pekerjaan, kita identifikasi, dalam satu rumah, berapa orang yang sudah kerja dan berapa yang belum? Apakah mereka sudah mempunyai kompetensi?" ujar Adex kepada wartawan di lokasi, Rabu.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Polda Metro Jaya akan mengundang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membuat pelatihan kepada warga setempat.
"Untuk ibu-ibu, mereka mempunyai potensi sebagai penunjang keluarga. Kita identifikasi kompetensi mereka, apakah memasak atau menjahit? Nanti kita akan fasilitasi penjualan produknya. Kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah," tuturnya.
Menurut Adex, metode "door to door" yang diterapkan bertujuan untuk mengetahui kondisi riil kebutuhan masyarakat Kampung Boncos, termasuk aparatur setempat.
Selain itu, metode itu juga diterapkan untuk mengidentifikasi masalah mendasar yang dihadapi masyarakat Kampung Boncos terkait peredaran serta penyalahgunaan narkoba, sehingga pemberantasan obat terlarang itu berdampak permanen.