NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya mematangkan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang aksi penyampaian aspirasi dalam peringatan Hari Tani Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Kamis (24/9).

Kesiapan tersebut dimatangkan melalui pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu.

"TFG ini harus bisa menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh rencana pengamanan, mulai dari plotting personel, pengawalan massa, pengaturan lalu lintas, cara bertindak, komunikasi, sampai kendali operasi yang terarah," kata Asep.

Polda Metro Jaya juga memperkuat komunikasi dengan para koordinator lapangan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan tertib.

"Seluruh personel di lapangan juga diinstruksikan untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan terukur," katanya.

Guna menjaga kelancaran mobilitas warga, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiagakan 1.550 personel di sejumlah titik rawan kepadatan, seperti kawasan Semanggi, Sudirman, UOB, Senayan, Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Patung Kuda, hingga Monas.

"Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan di lapangan," ucap Asep.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan pihak kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum tanpa mengabaikan hak warga lainnya untuk beraktivitas.

"Kami menghormati ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan masyarakat yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujar Budi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan lokasi kegiatan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memantau pembaruan informasi lalu lintas, serta mematuhi petunjuk petugas di lapangan agar situasi tetap aman dan kondusif.