Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian memberlakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dengan menyesuaikan kondisi pergerakan massa dan arus kendaraan di lapangan.

Langkah rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan guna menjaga mobilitas warga sekaligus mendukung kelancaran aktivitas perekonomian, pendidikan, ibadah, dan kepentingan publik lainnya.

Lebih lanjut, Budi mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya secara damai, mematuhi arahan petugas, menghormati warga lain yang sedang beraktivitas, serta bersama-sama menjaga fasilitas umum.

"Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik," kata Budi.