NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya melalui Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga menjadi korban penganiayaan.
"Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru (Maluku)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Jumat.
Budi menjelaskan pihak kepolisian langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan para ABK yang teridentifikasi berada di perairan tersebut. Saat ini, para korban telah dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan perawatan mendesak.