NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat melakukan pendampingan psikologis, edukasi, dialog warga, hingga bakti sosial di dua wilayah Jakarta Barat pada Sabtu, sebagai bagian dari pemulihan pascapenindakan dugaan peredaran narkoba.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kompleks Permata, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, serta Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H. Y. Arief Satriyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan penanganan berkelanjutan setelah langkah penegakan hukum dilakukan.

"Pembinaan, edukasi, dan pendampingan dilakukan agar bersama-sama kita dapat membangun lingkungan yang bersih dari narkoba serta mendorong generasi muda berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat," kata Arief dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Di Kompleks Permata, jajaran kepolisian memberikan pembinaan, pendampingan psikologis (trauma healing), literasi, edukasi, serta menggelar dialog bersama pengurus RT dan RW setempat untuk menyerap masukan dari warga.

Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian, baik untuk pengaduan, perlindungan, maupun pendampingan.

Sementara itu di Kelurahan Kota Bambu Selatan, kegiatan dipusatkan di Pos RW 03 dengan melibatkan 75 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat. Selain pendampingan psikologis dan dialog, petugas juga membagikan paket sembako kepada warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan penanganan kejahatan narkotika tidak boleh berhenti hanya pada penegakan hukum semata, melainkan harus dilanjutkan dengan pencegahan, pendampingan, dan pemulihan berbasis masyarakat.

"Setelah penindakan, kepolisian juga hadir untuk mendengarkan, mendampingi, dan membantu masyarakat. Dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', kita ingin membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda," kata Budi.