Ia menjelaskan pelatihan mencakup materi teknis operasional, antara lain negosiasi, komunikasi persuasif, bela diri, tindakan kepolisian, serta keterampilan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.
"Penguasaan teknik negosiasi dipersiapkan tidak hanya untuk pengamanan aksi unjuk rasa, melainkan juga untuk meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi ini ditujukan untuk mengoptimalkan pelindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.