NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro juga menegaskan bahwa Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad hadir di agenda tersebut sebagai tamu undangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyadari bahwa kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda yang mengundang Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden dimaknai berbeda oleh masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan permintaan maaf dan menjadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi.

"Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi," ujar Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).