"Keterlibatan masing-masing pemuda masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan dan barang yang ditemukan," ucapnya.

Dalam kesempatan lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan wujud nyata tagline 'Polisi Bersama Masyarakat'. Menurutnya, langkah yang diambil ini dalam rangka mengedepankan kehadiran anggota di tengah warga untuk mencegah gangguan keamanan sebelum menimbulkan korban.

"Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya tentang kehadiran petugas di lapangan, tetapi bagaimana kehadiran itu benar-benar memberikan dampak dan rasa aman bagi warga. Ketika masyarakat bisa beristirahat dengan tenang, anak-anak terlindungi dari pengaruh kekerasan, dan lingkungan terjaga dari potensi tawuran, di situlah pelayanan kepolisian dirasakan manfaatnya. Kami juga mengapresiasi warga yang peduli dan memberikan informasi kepada petugas," ujar Budi Hermanto.

Budi pun mdnyampaikan bahwa Polda Metro Jaya mengajak orang tua, keluarga, dan lingkungan masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan. Masyarakat juga diimbau tak ragu menghubungi kepolisian melalui layanan 110 jika mendapati adanya gangguan kamtibmas.

"Kepedulian bersama dan komunikasi yang baik diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga," pungkasnya.