NADIKABAR.COM — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengirim 200 personel Brimob untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja di Mataram, Jumat, mengatakan bahwa ratusan personel Brimob ini dijadwalkan berangkat ke Kalteng nanti malam pada pukul 20.00 Wita.

Ia menjelaskan 200 personel Brimob ini terbagi dalam dua Satuan Setingkat Kompi (SSK). Mereka akan membantu memadamkan api di sejumlah titik karhutla di bawah kendali operasi (BKO) Polda Kalteng.

"Harapannya, mereka bisa bantu memadamkan api di tengah bencana karhutla di wilayah Kalimantan Tengah," ucapnya.

Ia menjelaskan, penempatan personel dan teknis pemadaman akan ditentukan Polda Kalimantan Tengah berdasarkan kondisi di lapangan. Personel juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mengenai durasi penugasan, Kalingga mengaku hal itu masih bersifat situasional dengan perkiraan awal sekitar dua hingga tiga pekan ke depan. Perbekalan personel juga akan disiapkan oleh pihak Polda Kalimantan Tengah.

Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolda meminta agar mereka menjaga profesionalitas, kesehatan, dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) selama bertugas.

"Yang utama adalah bagaimana personel bisa menjaga kesehatan. Sebanyak 200 personel berangkat dan 200 personel kembali pulang dengan selamat," ujarnya.

Ia pun berharap dengan pengerahan personel perbantuan ini api di Kalteng bisa segera padam.

"Mudah-mudahan tidak perlu ada lagi pengiriman personel. Walaupun kita masih punya sekitar 800 siap siaga," kata Irjen Kalingga.

Selain membantu penanganan karhutla, Polda NTB juga menyiapkan langkah menghadapi potensi kekeringan dan kemarau panjang di NTB. Langkah penanganan terwujud melalui program penanaman pohon serta penyediaan sumur bor untuk masyarakat.