NADIKABAR.COM — Wakapolda Riau Brigjen Simson Zet Ringu menekankan pelayanan humanisme yang sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' pada Operasi Patuh Lancang Kuning 2026. Brigjen Simson mewanti-wanti kepada jajaran tak ada transaksional pungutan liar (pungli) kepada para pengendara.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolda Riau saat memimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Senin (26/10/2026). Operasi Patuh Lancang Kuning ini melibatkan 971 personel.

"Hindari pungutan liar dan segala bentuk tindakan kontraproduktif yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan publik terhadap Polri," tegas Brigjen Simson mewakili Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat.

Dalam amanatnya, Simson berpesan kepada personel agar melaksanakan tugas secara simpatik, humanis, dan profesional. Ia mewanti-wanti seluruh personel untuk menghindari perbuatan yang menurunkan kepercayaan publik terhadap Polri.

"Jangan melakukan perbuatan yang dapat menurunkan citra Polri di mata masyarakat Dalam setiap pelaksanaan tugas, jadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dan kedepankan pendekatan persuasif agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," bebernya.

Pada kesempatan itu, Wakapolda juga meminta seluruh personel untuk memberikan dampak nyata dalam meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban.

"Saya tekankan bahwa semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan. Diperlukan partisipasi aktif masyarakat, sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta kesadaran bersama bahwa tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan," tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan serta ketertiban lalulintas (kamseltibcarlantas).

"Keberhasilan operasi ini tidak semata-mata diukur dari banyaknya penindakan yang dilakukan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, tumbuhnya budaya keselamatan, serta semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri Kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini, saya tekankan beberapa hal sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas," pungkasnya.

Berikut 10 prioritas penindakan pelanggaran pada Operasi Patuh Lancang Kuning 2026: