"Sesuai arahan Bapak Kapolda, pencegahan karhutla bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama untuk melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat Sumsel. Pemanfaatan drone dan cairan X-Fire ini adalah wujud nyata optimalisasi penanganan agar titik api tidak meluas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tegas Kombes Pol Nandang.
Kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi ancaman karhutla ini membuktikan komitmen nyata kepolisian sebagai pelindung benteng lingkungan dan ketenteraman warga. Melalui perpaduan tindakan preventif yang humanis, inovasi teknologi mutakhir, dan upaya tanpa lelah di lapangan, kepolisian di Bumi Sriwijaya terus memantapkan langkahnya.
Mengusung prinsip kerja keras dan cerdas, Polda Sumsel siap memastikan langit tetap biru dan udara bebas asap, sejalan dengan semangat kebersamaan yang terus digelorakan: 'Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!'.