Sistem ini berdampak langsung pada mekanisme wave start, di mana pelepasan pelari dilakukan secara bertahap antar-corral dengan selisih waktu beberapa menit demi mengurai kepadatan di jalur lari.
Sistem wave start berdasarkan corral inilah yang menuntut pemahaman mendalam terkait perbedaan antara Cut-Off Point (COP) dan Cut-Off Time (COT).
COP merupakan batas waktu bersifat intertemporal yang ditempatkan di kilometer tertentu sepanjang rute dan wajib dipenuhi oleh setiap peserta. Keberhasilan menyentuh garis finis di bawah batas total COT akhir menjadi tidak berarti apabila pelari sudah tereliminasi di salah satu titik COP di tengah rute.
Oleh karena itu, pelari yang menempati corral bagian belakang (Corral C atau D) memikul tanggung jawab ekstra untuk mengkalkulasi selisih waktu pelepasan (flag-off) mereka terhadap gun time utama.
Jika pace di kilometer-kilometer awal terlalu lambat, peserta berisiko tinggi terkejar dan tersapu oleh pembentangan barikade COP sebelum sempat mencapai batas kilometer yang ditentukan.
Penarikan pagar pembatas oleh petugas di titik COP bukan bentuk tindakan untuk menggagalkan perjuangan pelari, melainkan bagian mutlak dari kepatuhan terhadap protokol keselamatan.
Ketika sebuah titik COP resmi ditutup, fasilitas pengawalan medis, pos penyegaran (water station), serta sterilisasi jalan raya dari lalu lintas kendaraan umum secara otomatis berakhir.
Dengan demikian, penghentian peserta di titik COP murni dilakukan demi menjaga keselamatan jiwa pelari serta menjamin koordinasi pengembalian fungsi jalan publik bagi masyarakat umum.