NADIKABAR.COM β€” Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi mengajak pelajar sekolah di wilayah setempat agar tidak terlibat aksi tawuran, unjuk rasa, hingga melakukan penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pemakai, kurir, hingga pengedar.

"Terkait fenomena tawuran yang saat ini menjadi tren, diharapkan para siswa jangan ikut terlibat,” kata Kombes Pol Adhe Hariadi di Jakarta Jumat.

Ia juga mengajak siswa sekolah untuk tidak terlibat aksi unjuk rasa, meski ada ajakan untuk ikut aksi penyampaian aspirasi tersebut.

β€œKami meminta sekolah melalui guru untuk melarang siswa ikut aksi unjuk rasa,” kata Adhe.

Menurut dia, ada sejumlah oknum yang sengaja mengajak para pelajar untuk mengikuti aksi unjuk rasa dan berujung aksi anarkis, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

β€œKami mengajak sekolah, para guru dan kepolisian bekerja sama mencegah siswa yang ikutan, karena saat ini ajakan oleh kelompok anarki sasarannya adalah siswa sekolah," kata dia.

Terkait dengan penyalahgunaan narkoba, pihaknya akan melakukan cek urine terhadap para siswa untuk menghindari peredaran dan pemakaian narkoba

β€œIni dilakukan sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar,” kata dia.

Selain itu, ia mengajak pelajar dan guru yang melihat terjadinya aksi pidana atau gangguan kamtibmas agar menghubungi call center 110

"Petugas siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara menggelar Roadshow Jakarta Damai Pelajar Bersatu, Tawuran Berlalu di SMK Walang Jaya, Koja, Jakarta Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Utara serta jajaran melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di wilayah tersebut guna mencegah terjadinya aksi tawuran hingga penyalahgunaan narkoba melalui edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada pelajar.