NADIKABAR.COM — Polres Sukoharjo menyisir setiap gudang yang ada di Kabupaten Sukoharjo, buntut penggerebekan lokasi kasino yang berada di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan pihaknya tidak ingin kecolongan lagi, tempat yang izinnya untuk gudang atau pabrik, malah digunakan untuk lokasi aktivitas yang melanggar hukum. Sejumlah lokasi di kawasan Kecamatan Grogol mulai disisir hari ini, termasuk lahan parkir pengunjung kasino.
Lokasi pertama merupakan tempat untuk penyimpanan pabrik plastik, lokasi kedua merupakan lokasi konsultan. Dan lokasi ketiga yang diperiksa berada di dekat Kasino yang digerebek polisi. Karena lokasinya digembok dari depan, polisi menggunakan drone untuk mengecek lokasi di dalam bangunan.
"Yang di sini (Kwarasan), kita sudah cek, sementara bangunan kosong. Kita juga menggunakan bantuan drone, karena pintu (gerbang) tertutup. Saat dilihat di dalam, itu bangunan belum jadi," kata Anggaito kepada awak media di depan Kasino Kwarasan, Senin (31/8/2026).
Bangunan yang dicek dengan drone itu berlokasi di belakang Vihara Karunia Maitreya. Sementara di depan Vihara tersebut merupakan lokasi Kasino SB.
Lokasi tersebut berada di gang Malibu. Kapolres mengatakan, lokasi itu digunakan untuk tempat parkir pengunjung kasino.
"Kemarin informasinya dari tempat kasino ini, ada lokasi lagi yang diduga jadi tempat penyimpanan. Namun tadi kita sudah cek, hanya lahan kosong, yang ternyata digunakan sebagai lahan parkir apabila kegiatan di sini (Kasino) berlangsung," jelasnya.
Kapolres mengatakan, pengecekan lokasi-lokasi gudang akan terus dilakukan setiap hari di seluruh Kecamatan, di Kabupaten. Dari datanya, akan ada sekitar 400-an bangunan yang akan dicek, dengan lokasi terbanyak berada di Kecamatan Grogol dan Kartasura.
"Satu per satu akan kita sisir, agar mereka tidak ada kesempatan untuk masuk ke tempat kita lagi. Karena mereka penggunaannya adalah sewa, dan jika sudah terendus mereka akan pindah. Sehingga kita harus aktif untuk mengecek tempat-tempat tersebut," pungkasnya.