"Kami terus meningkatkan patroli di titik-titik yang dinilai rawan. Ketika ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan membahayakan keselamatan masyarakat, personel langsung mengambil langkah pencegahan," tuturnya.

Selanjutnya, kedua pemuda juga empat motor tersebut diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses lebih lanjut.