"Kami ingin generasi muda tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko dan etika dalam pemanfaatannya. Polri hadir untuk mendampingi dan membekali mereka agar teknologi dapat digunakan untuk belajar, berkreasi dan menghasilkan hal-hal positif," ujar Ariasandy.

Melalui program ini, pelajar juga diberikan pemahaman untuk lebih kritis dalam menerima informasi digital, termasuk mewaspadai hoaks, manipulasi konten, serta berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi AI.

Program Paham AI menjadi bagian dari upaya humanis Polda Bali dalam mendampingi generasi muda agar makin cerdas, kreatif, kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.