NADIKABAR.COM — Empat orang bocah sekolah menengah pertama (SMP) ditindak polisi setelah kedapatan berboncengan satu motor karena beralasan hampir kehabisan bensin di Ciputat, Tangerang Selatan. Polisi pun mengedukasi empat pelajar tersebut.
"Petugas menyampaikan kepada para pelajar untuk tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena takut kepada polisi, tetapi karena kita menghargai keselamatan diri sendiri, teman, keluarga dan pengguna jalan lainnya," ujar Kapolsek Ciputat Kompol Bambang Askar dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Polisi mengedukasi untuk siswa tidak mengambil risiko yang membahayakan nyawa. Serta satu motor hanya diperuntukkan untuk satu pengendara dan satu penumpang.
"Jangan karena ingin cepat atau tidak mau bolak-balik menjemput teman, kita mengambil risiko yang dapat membahayakan nyawa. Satu sepeda motor cukup untuk pengendara dan satu penumpang. Keselamatan harus menjadi pilihan utama," ungkapnya.
Polisi telah memanggil para pelajar tersebut beserta orang tuanya masing-masing. Para pelajar tersebut kemudian diberikan edukasi dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali.