"Yang bersangkutan telah meresahkan masyarakat sekitarnya dan beberapa kali melempari rumah warga dengan batu, sehingga kami langsung menuju TKP setelah menerima aduan dari perangkat desa setempat," terang Nyoto.
Proses evakuasi, lanjut Nyoto, melibatkan sejumlah unsur terkait, mulai dari kepolisian, perangkat desa, tenaga kesehatan hingga warga sekitar. Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi yang bersangkutan dievakuasi dan dibawa ke RSJD Soedjarwadi, Wedi, Klaten untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Alhamdulillah, yang bersangkutan bisa dievakuasi secara persuasif tanpa ekses. Kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar proses evakuasi berjalan aman, lancar, dan tetap memperhatikan kondisi yang bersangkutan, dievakuasi ke RSJD," ujar Nyoto.
"Polsek mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada perangkat desa atau kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. Penanganan secara bersama-sama dan persuasif diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik serta memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan penanganan yang sesuai," imbuh Nyoto.