"Nah, kita tunggu bagaimana proses yang berikutnya yang ada di dumas, terkait dengan masalah adanya tuduhan palsu yang disampaikan oleh Ruben," pungkasnya.

Ruben Onsu sebelumnya melaporkan dugaan akses ilegal terhadap data pribadi Betrand Peto ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLPB/7627 pada 11 Oktober 2026.

Perkara ini bermula dari beredarnya foto dan video pribadi Betrand di media sosial. Pihak Ruben menduga data pribadi tersebut diakses dan diambil tanpa hak dari akun atau email milik Betrand sebelum akhirnya dipublikasikan.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya akan mendalami dugaan akses ilegal tersebut, termasuk melalui pemeriksaan terhadap Ruben selaku pelapor. Selain perkara akses ilegal, Ruben juga melaporkan persoalan terkait penyebaran rekaman video call pribadi. Laporan-laporan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran privasi serta tuduhan yang menurut pihak Ruben perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum.