NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat, dengan 73 di antaranya merupakan penyampaian pendapat di muka umum (unjuk rasa) di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Sebanyak 26.386 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR-MPR dipersiapkan untuk pengamanan 99 kegiatan masyarakat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Kamis.

Dia merinci penempatan personel di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Silang Selatan disiagakan 4.020 personel, sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas hingga Thamrin 4.051 personel, serta kawasan Gedung DPR/MPR sebanyak 3.663 personel.

Selain titik sentral tersebut, pengamanan juga disebar ke sejumlah lokasi lain, yaitu Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebanyak 296 personel, Kementerian Pertanian dan Danantara 197 personel, serta Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi 102 personel.

Budi menambahkan guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, Polda Metro Jaya juga telah menyiagakan 2.055 petugas kepolisian lalu lintas sejak pukul 05.00 WIB pagi.

"Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi arus lalu lintas untuk memberikan ruang kepada saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapat, begitu juga dengan aktivitas mobilitas masyarakat lainnya," tutur Budi.