Ketika itu, tersangka melihat rombongan sepeda motor yang melintas setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong. Tersangka kemudian secara spontan menyerang menggunakan celurit yang dibawanya hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Polisi menyebut MIR memiliki kebiasaan membawa senjata tajam dan mencari lawan tawuran. Namun, saat melakukan penyerangan, tersangka tidak sedang bersama kelompoknya.

Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi Silfi Adi Putri mengatakan korban bukan sasaran yang telah ditentukan sebelumnya oleh tersangka.

"Tidak ada target atau seperti apa, istilahnya random kalau menurut keterangan tersangka," kata Silfi.

Ia menjelaskan lokasi kejadian saat itu cukup ramai, tetapi memiliki penerangan terbatas. Kondisi tersebut disebut menjadi bagian dari situasi ketika tersangka menyerang korban tanpa menentukan target terlebih dahulu.