Dia mengatakan suara kembang api itu terdengar sangat keras dan berlangsung terus-menerus.
Menurut dia, suara itu berbeda dari kembang api yang biasa digunakan dalam acara-acara kebanyakan.
βIni benar-benar dentuman. Tidak selesai-selesai,β ujar Amanda.
Dentuman itu, kata dia, berdampak pada anaknya yang memiliki kebutuhan khusus dan sensitif terhadap suara keras.
Dia menyebutkan anaknya sempat terbangun, terkejut, dan mengalami kejang setelah mendengar suara tersebut.
Selain anaknya, Amanda juga mengkhawatirkan kondisi ibunya yang berusia 76 tahun.
Akibat dentuman yang tak kunjung berhenti, dia kemudian mendatangi lokasi acara tersebut untuk meminta penjelasan kepada pihak yang bertanggung jawab.
"Sampai di menit ke-15, belum juga berhenti. Jadi, akhirnya saya langsung keluar, tuh. Saya langsung keluar, saya enggak peduli ini mau gimana-bagaimana, tapi ini enggak bener," ucap Amanda.