Menurut Adex, metode "door to door" yang diterapkan bertujuan untuk mengetahui kondisi riil kebutuhan masyarakat Kampung Boncos, termasuk aparatur setempat.

"Ini bukan lagi sekadar 'katanya-katanya', tapi berdasarkan data faktual yang diangkat dari lini terbawah. Di era Presiden Prabowo ini, kita memastikan kehadiran pemerintah benar-benar ada di lini terbawah," ujarnya.

Selain itu, metode itu juga diterapkan untuk mengidentifikasi masalah mendasar yang dihadapi masyarakat Kampung Boncos terkait peredaran serta penyalahgunaan narkoba, sehingga pemberantasan obat terlarang itu berdampak permanen.

"Kita ingin mengidentifikasi apa sebenarnya sumber masalah Kamtibmas dalam konteks penjualan narkoba ini. Apakah pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan keseharian mereka tidak berjalan? Mulai dari struktur desa, kecamatan, Bhabinkamtibmas, Polsek, hingga rekan-rekan stakeholder lainnya," kata Adex.