Arfan memastikan pelaku bukan dari pendukung klub sepakbola mana pun. Dia menyebut pelaku selalu siap membawa senjata tajam untuk tawuran.
"Saya pastikan bahwa Tersangka, kami pastikan bukan suporter klub mana pun. Jadi dia merupakan pemuda yang bisa dibilang untuk mengajak tawuran dan secara sengaja untuk menghabisi, karena mungkin melihat iringan, ya bisa dibilang dia selalu sudah ada ready senjata dia," sebutnya.
Sebelumnya, Polres Bogor menangkap pelaku pembacokan yang menewaskan suporter bola berinisial ARK (16) di Jalan Raya Jakarta, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku berinisial MR dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.