Pencurian tersebut diketahui oleh staf saat tiba di lokasi terlebih dahulu sebelum pukul 06.00 WIB. Saat itu, staf mendapati pintu bagian belakang dalam kondisi terbuka, sementara lampu di dalam bangunan masih padam.
βBeliau masih takut untuk masuk. Kebetulan ada staf yang membawa suaminya untuk mengantarkan dan masuk. Setelah itu, terlihat beberapa perangkat elektronik yang digunakan untuk operasional sehari-hari sudah hilang,β ucap Bayu.
Ia menambahkan, sejumlah area di belakang meja resepsionis juga ditemukan dalam kondisi berantakan. Terdapat sekira lima unit perangkat elektronik yang hilang.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, diduga terdapat dua orang yang terlibat dalam aksi tersebut. Dengan berboncengan sepeda motor, satu orang masuk ke dalam bangunan, sedangkan seorang lainnya menunggu di luar.