Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan investigasi mendalam. Hingga akhirnya polisi melakukan ekshumasi jenazah pada Minggu, 20 September 2026, untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Hasil ekshumasi sementara mengungkap adanya luka benda tajam di bagian dahi sebelah kiri. Luka akibat benda tumpul juga ditemukan di bagian kepala sebelah kanan korban.

Dari hasil ekshumasi tersebut, polisi mencurigai korban meninggal secara tak wajar. Polisi menyimpulkan bahwa korban tewas dibunuh.

Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi hingga hasil eksumasi, penyidikan mengarah kepada pelaku yang tak lain adalah anaknya sendiri yang berusia 24 tahun.