Kemudian, Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur juga mendatangi TKP guna melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi dan mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi itu.

Lalu, untuk memastikan kondisi korban, polisi membawa jasad bayi perempuan itu ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani visum.

"Kami juga sudah mengumpulkan keterangan dari tiga saksi yang mengetahui penemuan jasad bayi perempuan tersebut," ucap Andre.

Ketiga saksi itu masing-masing Jamhari, M Angga, dan Ketua RW 08 Sa'roni S. Mereka merupakan warga yang pertama kali mengetahui serta melaporkan penemuan jasad bayi tersebut kepada kepolisian.