Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Polisi Turun Tangan soal Guru PPPK Ancam Pedagang Kopi di Bima
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) turun tangan soal guru salah satu sekolah menengah atas negeri (SMA
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 5 September 2026 pukul 03:36 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Laporan sedang diproses. Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian," terang Kapolsek Sape, AKP Sirajuddin.
Diberitakan sebelumnya, video seorang pria mengancam seorang ibu rumah tangga (IRT) menggunakan senjata tajam (sajam) di sebuah kedai kopi di Kabupaten Bima, NTB, viral di media sosial. Pria tersebut disebut-sebut merupakan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Video berdurasi 19 detik itu pertama kali diunggah akun Facebook @YanBima. Dalam rekaman tersebut, tampak perempuan pedagang kopi sedang membereskan dagangannya di kedai kontainer miliknya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.