NADIKABAR.COM — Polresta Sleman menutup sebagian ruas jalan dari arah Solo menuju Yogyakarta, khususnya di sekitar lokasi kebakaran Supermarket Trans Home, Kabupaten Sleman agar mobil pemadam kebakaran dan armada pendukung lainnya dapat leluasa melakukan pemadaman.
Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Arfita Dewi, di Sleman, Kamis, mengatakan Jalan Raya Yogyakarta-Solo dinormalkan dari arah timur ke barat dan diberlakukan penyekatan di Simpang Tiga Prambanan.
"Sekarang kita negatifkan dari arah timur ke barat. Kita sekat di Simpang Tiga Prambanan," katanya.
Menurut dia, kendaraan yang berada di Simpang Tiga Prambanan sementara dialihkan menuju Jalan Raya Prambanan-Piyungan agar tidak menumpuk di sepanjang Jalan Raya Yogyakarta-Solo.
"Semua yang dari Simpang Tiga Prambanan kami alihkan ke Jalan Piyungan," ujarnya.
Di sebelah timur, lanjut dia, polisi juga memberlakukan pengaturan lalu lintas tepatnya di Simpang Tiga Maguwoharjo pascakebakaran terjadi untuk mengurangi volume kendaraan dari arah timur ke barat yang melewati Jalan Raya Yogyakarta-Solo.
"Awalnya tadi setengah Jalan Raya Jogja-Solo (dari arah timur ke barat) sempat dibuat dua arah, saat proses awal pengaturan lalin, namun sekarang sudah kami berlakukan sudah dibuat normal," katanya.
Pengaturan lalu lintas tersebut, lanjut dia, bertujuan memberikan akses yang leluasa kepada mobil pemadam kebakaran, ambulans, maupun armada pendukung lainnya.
"Karena fokus untuk jalur mobil damkar dan armada evakuasi pendukung lainnya maka kami berlakukan contra flow dan setelah contra flow selesai, dari arah timur ke barat kami negatifkan," ujarnya.
Personel kepolisian juga telah diinstruksikan berjaga di setiap penggal maupun simpang jalan agar para pengendara tidak bingung ketika ada pengaturan lalu lintas.
"Ada petugas di penggal maupun simpang jalan dari polres maupun polsek," katanya.
Ia menyebut ruas jalan akan kembali dibuka dan dinormalkan setelah seluruh proses pemadaman gedung Trans Home selesai dilakukan.
"Setelah evakuasi selesai dan proses pemadaman selesai akan dibuka kembali," katanya.
Sampai saat ini situasi lalu lintas masih dilakukan penutupan sebagian Jalan Raya Yogyakarta-Solo dan para petugas pemadam kebaran maupun Palang Merah Indonesai (PMI) masih melakukan pemadaman.