Suyanto menambahkan, meski pemilik sapi enggan melaporkan kejadian tersebut, polisi tetap melakukan penyelidikan. Pasalnya, polisi menduga ada kejanggalan dalam kematian sapi tersebut.

"Meski tidak laporan kami tetap penyelidikan, kami hanya ingin pastikan penyebab matinya sapi itu karena apa. Memang ada luka seperti bekas disembelih, tapi kalau itu dilakukan satu orang yang tidak mungkin. Tapi semua itu tetap haru ada pembuktiannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seekor sapi milik warga Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul mati dalam kondisi dua paha belakangnya hilang. Saat ini polisi masih menyelidiki apakah sapi itu disembelih orang tidak dikenal atau korban serangan hewan liar.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, mengatakan kejadian bermula saat Partiyem pergi ke kandang ternaknya di ladang, hari ini sekitar pukul 07.00 WIB. Hal tersebut untuk mengecek dan memberi pakan ternak milik suaminya.