NADIKABAR.COM — Polisi mengungkap alasan JM (34) membuang anak ketiganya di pekarangan rumah tetangganya sendiri karena tidak memiliki biaya untuk merawat. Selain itu suami JM mengalami gangguan otak setelah jatuh dari pohon.

"Untuk alasannya waktu itu kita tanyakan kepada tersangka dan jawabannya karena takut tidak bisa membiayai ataupun tidak bisa merawat," kata Kanit Reskrim Polsek Semin, Aiptu Iriyanto kepada wartawan di Polres Gunungkidul, Selasa (1/9/2026).

Iriyanto menyebut sehari-hari JM merupakan ibu rumah tangga. Sedangkan suaminya adalah buruh serabutan karena sempat mengalami gangguan pada otak pascakecelakaan.

"Jadi JM ini ibu rumah tangga, kalau suaminya itu kerja serabutan. Jadi kalau ada yang nyuruh metik pohon kelapa, kerja di ladang itu baru bekerja," ujarnya.

Lebih lanjut, Iriyanto mengungkapkan, anak dibuang JM adalah anak ketiganya. Di mana anak pertama JM lahirkan lewat bantuan medis, sedangkan anak kedua dan ketiga JM lahirkan sendirian atau tanpa bantuan medis.