Waktu pasti pembobolan pun hingga kini belum diketahui polisi. Korban mendapat informasi dari warga bahwa kemungkinan terduga pelaku beraksi sekitar pukul 02.00. Tapi, dugaan tersebut belum dapat dipastikan lantaran rumah tersebut tidak dilengkapi CCTV.
Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, besar kemungkinan pelaku naik tangga usai berhasil menjebol atap dari sisi belakang rumah.
"Dugaannya naik dan turun pakai tangga, di lokasi sepi memang, padahal siang bolong (saat olah TKP)," kata Tulus saat dikonfirmasi NadiKabar, Jumat (4/9/2026).
Tulus memperkirakan korban merugi hingga puluhan juta rupiah. Mengingat, sejumlah benda di rumah para korban raib, termasuk sparepart mobil BMW dan Range Rover.
"Total kerugian korban pertama (Mirna) sekitar Rp 25 juta totalnya dan kalau satunya (Dewi Mustika) Rp 30 juta," ujarnya.