NADIKABAR.COM — Polsek Cakung mengungkap dugaan motif pembacokan seorang pria yang merupakan mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bernama Muhammad Fahrul (48) di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur (Jaktim).
"Awalnya, gara-gara istri tetangga tegur tukang renovasi rumah sebelahnya. Jadi, mungkin merasa terganggu karena berisik," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan berdasarkan kronologi awal, pertikaian itu bermula ketika istri pria yang diduga sebagai pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah di sebelah tempat tinggalnya.
Teguran tersebut kemudian berujung pada perselisihan setelah korban meminta mandor bangunan untuk tetap melanjutkan pekerjaannya.
Pelaku yang bernama Jef Budiharto (57) lalu datang ke lokasi dan langsung terlibat cekcok mulut dengan korban.
"Dari situ, situasi memanas hingga pelaku mengancam akan membacok korban," ujar Andre.
Korban kemudian menantang pelaku sehingga pria tersebut mengayunkan golok ke arah korban.
Ayunan pertama tidak mengenai sasaran. Namun, ayunan kedua mengenai bagian kanan kepala korban dan menyebabkan luka bacok.
Korban kemudian melawan dengan membanting pelaku ke lantai. Akibatnya, pelaku mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.
"Kedua pihak selanjutnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mayapada JGC, sedangkan pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi," jelas Andre.
Peristiwa itu terjadi di Cluster Zebrina III, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (22/10), dan polisi juga telah mendatangi lokasi tersebut.
"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk saksi yang mengetahui perselisihan terkait pekerjaan renovasi rumah tersebut," ungkap Andre.
Selain itu, kata dia, petugas juga mengamankan golok yang diduga digunakan dalam pembacokan itu sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.