NADIKABAR.COM — Polisi melakukan autopsi jasad mahasiswi S-3 Universitas Indonesia (UI) berinisial BM (36) yang ditemukan meninggal dalam kamar kos di Beji, Depok. Hasil autopsi mengungkap korban meninggal karena sakit.

"Dari hasil autopsi, ditemukan bahwa korban mengalami pembengkakan jantung ," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Hendra mengatakan korban juga kerap berobat. Dipastikan korban meninggal dunia karena sakit.

"Yang mana menurut keluarga (korban) juga pernah berobat, dibawa berobat di rumah sakit ya. Jadi penyebabnya kemungkinan disebabkan oleh karena sakit ya," ungkapnya.

Sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) buka suara terkait meninggalnya salah satu mahasiswi program S-3 Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) berinisial BM. Pihak UI menyampaikan dukacita atas meninggalnya mahasiswi tersebut.

"Universitas Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu mahasiswi Program Doktor Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan UI," ujar Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro dalam keterangannya, Jumat (5/11).

Erwin mendoakan yang terbaik untuk korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"UI melalui fakultas telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan memberikan pendampingan. Saat ini pemeriksaan medis oleh pihak berwenang masih berlangsung, sehingga kami belum dapat menyampaikan penyebab meninggalnya almarhumah," jelas Erwin.

UI meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab meninggalnya korban. UI menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada polisi.

"Kami juga memohon semua pihak menghormati privasi keluarga yang sedang berduka dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian," imbuhnya.

Diketahui, jasad korban ditemukan pada Rabu (4/11) pukul 10.00 WIB di kamar kos di Beji, Depok. Penemuan jenazah terungkap setelah saksi mencium bau busuk dari kamar kos.

Penjaga kos disaksikan beberapa warga kemudian mendobrak pintu kamar kos dan mendapati korban sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur. Korban diperkirakan meninggal tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.