NADIKABAR.COM — Polisi terus mengusut kasus narapidana berjoget dan berpesta narkoba di dalam Rutan Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi masih menyelidiki asal-usul narkoba yang dipasok pegawai rutan untuk party narapidana.
"Tapi kami akan melakukan pemeriksaan secara mendalam dari mana asal sabu tersebut. Kemudian hasil pemeriksaan dari kami nanti akan sebagai acuan bagi kalapas untuk memberikan sanksi," kata Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).
Polisi juga sudah melakukan tes urine terhadap dua pegawai rutan yang diduga terlibat dan hasilnya negatif. Kedua pegawai tersebut bertugas menyediakan narkoba dan alat pesta.
"Tidak ada (indikasi menggunakan narkoba), karena dua orang ini mereka ini berdua ini hanya menyediakan sabu dan menyediakan alat musik," ujarnya.