Namun, hingga kini pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci identitas siswa maupun korban dalam perkara tersebut.

"Iya jadi fotonya dijadiin stiker, foto badan korban apa ini (dibuat) editan, yang seperti itu," ucap Made Budi.

Made Budi menyebut pihaknya telah menerima laporan berkaitan dengan dugaan penganiayaan dari pihak yang disebut sebagai pelaku dalam isu viral ini.

"Saat ini sudah ada satu laporan, di mana pihak dari pelaku mengaku menerima perlakuan tidak menyenangkan ataupun dilakukan penganiayaan dari pihak korban," jelas Budi.

Dengan adanya laporan tersebut, kepolisian akan menangani kedua persoalan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.