NADIKABAR.COM — Sejumlah peristiwa politik telah diwartakan oleh pewarta Redaksi NadiKabar pada Rabu (21/10). Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik dibaca pagi ini.

1. Prabowo buka sidang kabinet, soroti tantangan global

Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Kabinet Paripurna bertajuk "2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri" di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih sekaligus menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi pemerintah selama dua tahun terakhir.

2. Prabowo bangga atas capaian dua tahun pemerintahan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya terhadap capaian pemerintah selama dua tahun pertama kepemimpinannya, seraya mengingatkan agar jajaran pemerintah tidak bersikap sombong maupun rendah diri terhadap hasil kerja yang telah dicapai.

"Dengan segala kelebihan dan kekurangan kita, prestasi yang telah kita capai dalam dua tahun ini perlu kita banggakan. Bukan kita sombong. Kita tidak boleh sombong. Tapi kita tidak boleh rendah diri," kata Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di halaman tengah kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

3. Singgung MSCI, Prabowo tegaskan Indonesia siap hadapi tantangan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dinamika yang berkembang di pasar keuangan.

Ia menekankan pemerintah akan terus bekerja menjaga kepentingan nasional di tengah berbagai tekanan yang dihadapi. Namun, Presiden menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk memenuhi harapan masyarakat.

4. Dua tahun pemerintahan Prabowo, Bakom: Ekonomi tumbuh, gaji buruh naik

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Syahganda Nainggolan menyatakan dalam periode 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, perekonomian tumbuh dan gaji buruh naik.

Syahganda menjelaskan pertumbuhan ekonomi konsisten di atas 5 persen, bahkan mencapai 5,61 persen pada Kuartal I/2026, ditopang oleh belanja pemerintah pada awal tahun yang turut mendorong pertumbuhan sektor swasta.

5. Polri tetapkan tersangka 11 korporasi terkait karhutla, termasuk 3 PMA

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyebut Kepolisian RI (Polri) telah menetapkan tersangka 11 korporasi dan tiga di antaranya merupakan perusahaan dengan penanaman modal asing (PMA).

"Kita sudah menetapkan 11 tersangka korporasi, tiga di antaranya adalah PMA," kata Kapolri Suyudi ditemui usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu malam.