NADIKABAR.COM — Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengamankan sebanyak 13 remaja yang terlibat keributan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kapanewon Kretek, yang videonya beredar di media sosial.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto di Bantul, Minggu, mengatakan belasan remaja tersebut diamankan petugas Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret, kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Bantul untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini seluruhnya sudah berada di Satreskrim Polres Bantul. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Keributan antarremaja tersebut, lanjut dia, terjadi pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 17.30 WIB, kemudian jajaran kepolisian langsung mencari para remaja yang terlibat dan melakukan pemeriksaan.
Menurut dia, proses pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara jelas keterlibatan masing-masing remaja dalam peristiwa tersebut, sekaligus memberikan kejelasan terkait informasi yang telah beredar di media sosial.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari kepolisian," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan mencermatinya dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
"Kami berharap masyarakat bisa menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Percayakan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian," katanya.
Masyarakat juga diminta menjaga kondusivitas dengan ikut memantau anak-anak agar menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan permasalahan, terlebih yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.