"Prioritas utama kami adalah keselamatan jiwa melalui evakuasi cepat terhadap kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil maupun penyandang disabilitas," katanya.

Ia meminta segenap instansi serta pemangku kepentingan terkait memperkuat koordinasi tanpa mengedepankan ego sektoral. Kelayakan sarana dan prasarana penanganan bencana, seperti perahu karet dan tenda pengungsian, harus dipastikan siap digunakan sewaktu-waktu.

"Selain penanganan dan evakuasi korban banjir, petugas juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan penghuni guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan selama warga berada di pengungsian," katanya.