NADIKABAR.COM β€” Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap modus produksi tembakau sintetis dari sindikat yang beroperasi di Bintaro, Tangerang Selatan, yakni dengan menyemprotkan cairan atau zat kimia tertentu ke rokok atau tembakau biasa.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan rokok atau tembakau yang sebelumnya tidak mengandung narkoba dapat menjadi mengandung zat narkotika atau berubah menjadi tembakau sintetis setelah disemprot racikan cairan berjenis MDMB Pinaca.

β€œMereka menggunakan zat kimia yang disebut Pinaca untuk dicampurkan ke cairan lainnya. Ketika rokok biasa disemprotkan dengan cairan tersebut, rokok itu jadi mengandung narkoba,” kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku, modal yang dikeluarkan untuk melancarkan tindakan tersebut hanya sekitar Rp21 juta, sementara keuntungan yang diperoleh dapat mencapai ratusan juta rupiah.

β€œMakanya, kalau kita perkirakan, prediksi barang bukti yang kita sita ini, harganya hampir Rp1 miliar,” ujar Nasriadi.

Dia membeberkan para tersangka mulanya membeli bahan awal atau bibit cairan melalui salah satu akun media sosial.

Pemilik akun tersebut, kata dia, juga memberikan panduan kepada empat tersangka mengenai proses pengembangan dan pencampuran bahan melalui komunikasi online.