Ia mengatakan personel Polresta Banjarmasin berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP Kelas I Banjarmasin, TNI/Polri, Pelindo, DVI Polda Kalsel dan Mabes Polri serta instansi terkait lainnya.

"Pengamanan tidak hanya dilakukan di titik kedatangan korban, tetapi juga diarahkan untuk menjaga kelancaran pergerakan ambulans dari kawasan pelabuhan menuju fasilitas kesehatan sehingga tidak terjadi hambatan selama proses evakuasi," katanya.

Riza mengatakan pengaturan arus di sekitar pelabuhan menjadi bagian penting karena aktivitas evakuasi membutuhkan ruang gerak bagi petugas, tenaga medis, ambulans dan kendaraan operasional lainnya.

"Kami menyiagakan personel pada titik-titik yang menjadi jalur evakuasi dan lokasi pelayanan korban sehingga setiap tahapan dapat berjalan sesuai kebutuhan operasi," katanya.