NADIKABAR.COM β€” Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung kembali menggelar razia narkoba di kawasan Saritem, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut program prioritas Kapolri, khususnya pemberantasan sarang narkotika dan perwujudan kawasan bebas narkoba secara berkelanjutan.

β€œKami mengamankan sejumlah orang untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang laki-laki dan empat perempuan dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu,” kata Dedi di Bandung, Jumat malam.

Dedi menyebutkan jumlah penyalahgunaan narkotika yang ditemukan dalam operasi kali ini mengalami penurunan dibandingkan kegiatan sebelumnya.

Namun, ia menegaskan upaya pemberantasan narkotika di kawasan Saritem akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.

β€œKita akan terus berkolaborasi ke depannya dengan teman-teman BNN, teman-teman TNI. Kita tentu akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih intensif nanti di tempat-tempat tertentu secara terbuka kepada media kita libatkan sebagai sarana kontrol sosial,” kata Dedi.

Ia menjelaskan penyisiran dilakukan dengan menyasar orang-orang yang diduga terlibat sebagai pengguna maupun pengedar narkotika di kawasan tersebut.

Menurut dia, operasi akan dilanjutkan secara berkala melalui patroli dan penindakan terukur bersama berbagai pemangku kepentingan hingga peredaran narkotika di kawasan tersebut dapat ditekan.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan orang-orang yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan dan tes urine di lokasi.

Ia menyebut tujuh orang yang diamankan selanjutnya menjalani pemeriksaan lanjutan di Satresnarkoba Polrestabes Bandung untuk mendalami dugaan penyalahgunaan narkotika serta menelusuri asal-usul pasokan barang terlarang tersebut.

β€œKami akan terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus mendukung keberlanjutan program Kawasan Bebas Narkoba di Kota Bandung,” katanya.