"Arahan Kapolda kami tindak lanjuti dengan membangun kehadiran yang dekat dan dapat dipercaya. Setiap personel harus memandang para pelajar seperti anak sendiri, memahami karakter mereka, serta menjadi tempat yang aman untuk meminta bantuan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Dialog bersama siswa mencakup pembentukan karakter, hubungan pertemanan yang sehat, kecakapan bermedia digital, keselamatan berlalu lintas, pemahaman mengenai konsekuensi pelanggaran hukum, serta keberanian mencari pertolongan ketika menghadapi persoalan.

"Pendampingan dimulai dari kesediaan untuk mendengar tanpa menghakimi. Anak tidak selalu menyampaikan persoalan secara langsung. Karena itu, personel perlu bersikap peka, sabar, dan mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pelajar," ujar Putu Kholis.