Karena itu, sikap saling menghormati dinilai penting agar kebebasan menyampaikan pendapat tetap berjalan beriringan dengan terjaganya ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Selain menjaga ketertiban di ruang publik, Trunoyudo mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi di ruang digital.

Warga diminta memeriksa kebenaran dan konteks informasi sebelum membagikannya serta tidak mudah terprovokasi narasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman dan memecah belah persatuan.

"Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Yang perlu kita jaga adalah bagaimana perbedaan tersebut disikapi dengan bijak, mengedepankan komunikasi, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Mari kita manfaatkan media sosial secara bertanggung jawab untuk menjaga persatuan," jelasnya.

Menurut Trunoyudo, menjaga persatuan tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Hal itu dapat dilakukan dengan menjaga ketertiban lingkungan, menghindari kekerasan, menghargai perbedaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.