Di lapangan, ujar Isir, Polri mengedepankan pelayanan yang humanis melalui komunikasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan baik.

Meski demikian, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama, serta memastikan hak setiap warga tetap terpenuhi.

Jenderal polisi bintang dua itu juga mengingatkan agar ruang demokrasi di dunia digital turut dijaga bersama agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.